Kediri – ratusan peserta didik baru SMPN 1 Ngadiluwih mendapatkan pembekalan mengenai bahaya kenakalan remaja, merangkul narkoba, serta pentingnya disiplin berlalu lintas dalam rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) , Selasa (14/7).
Kegiatan yang berlangsung di aula sekolah mulai pukul 07.30 hingga 09.00 WIB itu diikuti 349 siswa kelas VII . Materi disampaikan langsung oleh Kapolsek Ngadiluwih AKP Budi Winariyanto bersama personel Satuan Binmas dan Provost Polsek Ngadiluwih.
Suasana sosialisasi berlangsung interaktif. Para siswa tampak antusias mengikuti pemaparan sekaligus berdialog dengan petugas mengenai berbagai persoalan yang kerap dihadapi remaja.
Dalam pidatonya, AKP Budi Winariyanto mengingatkan pentingnya memilih lingkungan pergaulan yang positif. Menurutnya, pelajar harus mampu menolak berbagai bentuk pengaruh negatif yang dapat mengarah pada kenakalan remaja maupun pendukung narkotika.
Selain itu, polisi juga memberikan edukasi mengenai keselamatan berlalu lintas. Materi tersebut dinilai penting karena sebagian pelajar mulai menggunakan kendaraan untuk beraktivitas sehari-hari, meski belum seluruhnya memenuhi persyaratan sebagai pengendara.
Para siswa diingatkan agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta tidak memaksakan diri mengendarai kendaraan apabila belum memenuhi ketentuan usia maupun kepemilikan Surat Izin Mengemudi (SIM).
Kapolsek Ngadiluwih menegaskan bahwa pendidikan hukum sejak dini merupakan salah satu langkah preventif untuk membentuk karakter generasi muda yang disiplin dan bertanggung jawab.
Menurutnya, sekolah menjadi tempat yang strategis untuk menanamkan nilai-nilai kepatuhan terhadap hukum sekaligus membangun kesadaran akan bahaya narkoba dan pentingnya menjaga keselamatan di jalan raya.
“Kami mengajak seluruh siswa menjauhi narkoba, menghindari kenakalan remaja, serta selalu mematuhi aturan berlalu lintas. Harapannya mereka tumbuh menjadi pelajar yang disiplin, berprestasi, dan mampu menjaga keselamatan diri sendiri maupun orang lain,” ujar AKP Budi Winariyanto.
Kegiatan tersebut juga turut dihadiri Kepala SMPN 1 Ngadiluwih Imam Basori , jajaran dewan guru, Kanit Binmas Aiptu I Wayan Dana , serta Kanit Provost Aipda Heri Sasono .
Pihak sekolah mengapresiasi keterlibatan Polsek Ngadiluwih dalam pelaksanaan MPLS. Kehadiran aparat kepolisian dinilai memberikan wawasan praktis kepada peserta didik baru mengenai pentingnya menghindari perilaku menyimpang, mematuhi aturan hukum, serta membangun budaya disiplin sejak awal memasuki jenjang pendidikan menengah.
Melalui pembekalan tersebut, diharapkan para siswa tidak hanya mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah baru, tetapi juga memiliki karakter yang bertanggung jawab, sadar hukum, dan siap menjadi generasi yang berprestasi serta berintegritas.(red/lis)
0 Comments