Modus Kenalan Wanita Berujung Pemerasan, Remaja di Blitar Kehilangan Ponsel


JEBAKAN - Ilustrasi borgol. Remaja diperas dan ponselnya dirampas, ternyata temannya menjalankan modus jebakan di medsos, ( by tribunjatim.com)



BLITAR
– Seorang remaja berusia 17 tahun di Blitar menjadi korban perampasan setelah dijebak oleh komplotan pelaku yang menggunakan seorang wanita sebagai umpan. Korban diajak bertemu di lokasi sepi, namun sesampainya di tempat yang telah ditentukan justru datangi beberapa orang yang berpura-pura melakukan penggerebekan.

Peristiwa bermula ketika korban berkenalan dengan seorang perempuan melalui media sosial atau aplikasi perkenalan. Setelah beberapa waktu berkomunikasi, korban menerima ajakan untuk bertemu secara langsung di sebuah lokasi yang relatif sepi.

Tanpa curiga, korban memenuhi ajakan tersebut. Namun, saat berada di lokasi, tiba-tiba datang beberapa orang yang mengaku sebagai keluarga atau kerabat perempuan tersebut. Mereka kemudian menuduh korban melakukan perbuatan tidak senonoh dan mengancam akan membawa persoalan itu ke jalur hukum maupun melaporkannya kepada keluarga korban. 

Dalam situasi penuh tekanan, korban tidak mampu melakukan perlawanan. Komplotan pelaku kemudian merampas telepon genggam milik korban sebelum akhirnya meninggalkan lokasi. Setelah pelaku pergi, korban melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

Berbekal laporan korban dan hasil penyelidikan di lapangan, aparat kepolisian berhasil mengungkap identitas para pelaku. Polisi keamanan sejumlah orang yang diduga terlibat, termasuk perempuan yang mengajak korban bertemu sebagai bagian dari skenario yang telah direncanakan. 

Dari hasil pemeriksaan, polisi menduga aksi tersebut telah direncanakan sebelumnya. Pelaku memanfaatkan media sosial untuk mencari sasaran, kemudian mengatur pertemuan di lokasi yang meminimalkan aktivitas warga agar lebih mudah menjalankan aksinya.

Kasus ini kini masih dalam penanganan kepolisian untuk mengungkap kemungkinan adanya korban lain serta keterlibatan pelaku tambahan. Barang bukti ikut diamankan guna melengkapi proses penyidikan.

Polisi mengimbau masyarakat, khususnya kalangan remaja, agar lebih berhati-hati saat berkenalan dengan orang yang baru dikenal melalui media sosial atau aplikasi kencan. Apabila hendak bertemu, disarankan memilih tempat umum yang ramai dan memberi tahu keluarga atau teman dekat mengenai lokasi pertemuan guna mengurangi risiko menjadi korban tindak kejahatan. (merah/lis)


0 Comments