Kelurahan Mrican Tinjau Produksi PG Meritjan, Perkuat Sinergi Dukung Industri Gula Kediri


PENGOLAHAN TEBU - Jajaran pejabat kelurahan Merican Kecamatan Mojoroto Kota Kediri, Jatim, meninjau proses pengolahan tebu hingga menjadi gula kristal putih (GKP) di Pabrik Gula (PG) Meritja(by tribunjatim.com)



KEDIRI
– Pemerintah Kelurahan Mrican, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, melakukan kunjungan ke Pabrik Gula (PG) Meritjan sebagai bentuk dukungan terhadap keberlangsungan industri gula yang menjadi salah satu sektor strategis penopang perekonomian daerah. Kunjungan tersebut juga menjadi momentum mempererat sinergi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat sekitar.

Dalam kunjungan itu, rombongan meninjau langsung seluruh rangkaian proses produksi gula, mulai dari penerimaan tebu sebagai bahan baku, penggilingan, pemurnian nira, hingga tahap akhir pengolahan yang menghasilkan gula kristal putih (GKP) siap dipasarkan.

Selain melihat proses produksi, pemerintah kelurahan juga memantau perkembangan operasional PG Meritjan yang dinilai terus menunjukkan tren positif. Peningkatan produktivitas tersebut diharapkan dapat memperkuat kontribusi industri gula terhadap perekonomian Kota Kediri sekaligus mendukung ketahanan industri gula nasional.

Kepala Kelurahan Mrican, Johan Firdaus, mengapresiasi capaian PG Meritjan yang dinilai berhasil menjaga operasional operasional selama musim giling. Menurutnya, peningkatan produktivitas perusahaan mencerminkan komitmen manajemen dalam meningkatkan kualitas operasional sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat di lingkungan sekitar.

“Kami sangat mengapresiasi capaian PG Meritjan yang menunjukkan tren positif dalam operasionalnya. Hal ini menjadi bukti bahwa perusahaan terus berupaya meningkatkan kinerja dan produktivitas,” ujar Johan Firdaus dalam keterangannya, Sabtu (25/7/2026).

Ia menambahkan, keberhasilan tersebut tidak lepas dari kolaborasi yang baik antara perusahaan, pemerintah, masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Sinergi tersebut dinilai menjadi modal penting dalam menjaga keberlangsungan industri gula di Kota Kediri.

Berkontribusi terhadap Perekonomian Masyarakat

Johan juga menyoroti dampak ekonomi yang dihasilkan PG Meritjan bagi masyarakat sekitar. Menurutnya, keberadaan pabrik gula tersebut mampu menyerap tenaga kerja lokal sekaligus mendorong pertumbuhan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), terutama selama musim giling berlangsung.

“Kehadiran PG Meritjan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat. Banyak tenaga kerja dari lingkungan sekitar yang terserap, dan UMKM juga ikut tumbuh karena meningkatnya aktivitas selama musim giling,” ungkapnya.

Ia berharap kontribusi tersebut dapat terus meningkat sehingga manfaat ekonomi yang dirasakan masyarakat semakin luas.

PG Meritjan Harapkan Dukungan Berkelanjutan

Sementara itu, General Manager PG Meritjan, Tites Agung Priyono, menyampaikan penghargaan atas dukungan yang selama ini diberikan oleh Pemerintah Kelurahan Mrican dan masyarakat sekitar terhadap operasional perusahaan.

Menurutnya, komunikasi yang baik antara perusahaan dengan lingkungan sekitar menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kelancaran proses produksi selama musim giling.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dari pemerintah dan masyarakat sekitar. Dukungan moral seperti ini sangat berarti bagi kami untuk terus menjalankan operasional dengan baik,” kata Tites.

Ia optimistis sinergi yang telah terjalin dapat terus dipertahankan sehingga target produksi perusahaan dapat tercapai sekaligus memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat dan daerah.

“Dengan sinergi yang kuat, menjaga kekompakan, dan terus berkarya, kami optimistis PG Meritjan dapat terus berkembang, mencapai target produksi, serta memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat dan daerah,” tutupnya.(red/lis)

0 Comments