Banyuwangi - Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika ke dalam area lapas. Modus yang digunakan pelaku kali ini terbilang berbeda, yakni dengan melempar paket berisi barang terlarang dari luar tembok pembatas menuju area dalam lapas.
Aksi tersebut terjadi pada malam hari dan berhasil terekam kamera pengawas (CCTV) milik Lapas Kelas IIA Banyuwangi. Dalam rekaman terlihat dua orang yang berboncengan menggunakan sepeda motor melintas di sekitar sisi belakang lapas.
Kedua orang tersebut tiba-tiba berhenti di sekitar tembok pembatas, kemudian melemparkan sebuah bungkusan ke dalam area lapas. Setelah melancarkan aksinya, mereka langsung meninggalkan lokasi dengan cepat.
Petugas lapas yang melakukan pengawasan berhasil menemukan paket mencurigakan tersebut. Dari pemeriksaan awal, bungkusan itu diduga berisi narkotika jenis sabu dan pil inex yang diduga akan diedarkan kepada warga binaan di dalam lapas.
Kepala Lapas Kelas IIA Banyuwangi, Solichin, menjelaskan mengungkap kasus tersebut bermula dari kewaspadaan petugas yang sedang menjalankan tugas malam. Saat melakukan kontrol rutin di area brandgang atau garis pemisah antara tembok bagian luar dan dalam lapas, Komandan Regu Pengamanan (Karupam) menemukan sebuah benda mencurigakan.
Petugas kemudian melakukan pemeriksaan lebih lanjut dan menemukan sebuah paket yang dibungkus menggunakan lakban hitam. Paket tersebut ditemukan berada di dalam selokan di area brandgang.
“Setelah menemukan benda mencurigakan tersebut, petugas langsung melaporkan kepada Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) dan Kepala Lapas Banyuwangi untuk dilakukan penanganan lebih lanjut,” ujar Solichin, Selasa (7/7/2026).
Mendapat laporan tersebut, pihak lapas segera melakukan pengamanan terhadap lokasi penemuan barang. Petugas juga melakukan pengawasan ketat agar paket tersebut tidak berpindah tangan sebelum proses pemeriksaan dilakukan.
Pengawasan dilakukan secara langsung oleh petugas jaga, termasuk melalui pemantauan dari pos penjagaan atas serta kamera CCTV yang dipasang di sejumlah titik strategis.
“Setelah menerima laporan, kami langsung menemui petugas untuk melakukan pemantauan terhadap barang tersebut. Pengawasan dilakukan secara intensif baik melalui penjagaan posisi langsung maupun CCTV,” jelas Solichin.
Selain mengamankan paket yang ditemukan, pihak lapas juga melakukan penelusuran terhadap rekaman CCTV untuk mengetahui bagaimana barang tersebut bisa masuk ke dalam area lapas.
Dari hasil pemeriksaan rekaman, terlihat aktivitas dua orang yang menggunakan sepeda motor dan diduga kuat sebagai pelaku pelemparan paket narkotika. Setelah menggelar bungkusan tersebut, keduanya langsung meninggalkan lokasi.
Pihak Lapas Kelas IIA Banyuwangi kemudian meningkatkan pengamanan, terutama di titik-titik rawan yang bertabrakan langsung dengan area luar lapas. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah adanya upaya penyelundupan serupa di kemudian hari.
Puluhan paket yang diduga berisi narkotika jenis sabu dan pil inex kini telah diamankan sebagai barang bukti. Selanjutnya, pihak lapas akan berkoordinasi dengan kepolisian untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Penyidik akan mendalami identitas pelaku yang terekam CCTV, termasuk mengungkap kemungkinan adanya pihak di dalam lapas yang menjadi tujuan atau penerima paket narkotika tersebut.
Pihak Lapas Banyuwangi menegaskan akan terus memperketat pengawasan dan melakukan langkah pencegahan terhadap segala bentuk upaya masuknya barang terlarang demi menjaga keamanan serta melindungi lingkungan pemasyarakatan.(red/lis)
0 Comments