Jenggolo TV, Ponorogo – Warga di sekitar Jalan Batoro Katong, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo, dibuat panik setelah seorang pria yang diduga mengalami gangguan kejiwaan mengamuk sambil membawa sebilah golok. Aksi pria tersebut membuat sejumlah warga memilih menjauh karena khawatir menjadi sasaran serangan.
Dalam aksinya, pria tersebut diketahui mengejar seorang pengamen yang mengenakan kostum badut, menghancurkan helm pengendara sepeda motor menggunakan golok, hingga mengancam seorang pedagang kaki lima.
Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (7/7/2026) menjelang waktu magrib. Berdasarkan informasi warga, pria tersebut diduga mengambil sebilah golok milik pedagang kelapa sebelum berjalan di sekitar lokasi sambil membawa senjata tajam tersebut.
Salah seorang pedagang kaki lima, Heri Santosa, mengatakan pria tersebut pertama kali terlihat mengamuk di sekitar kawasan SPBU Jalan Batoro Katong. Saat itu, pelaku diduga mengejar pengamen yang menggunakan kostum karakter Upin-Ipin.
“Awalnya di pom bensin itu mengamuk dan mengejar badut Upin-Ipin. Kepalanya sempat terkena bacokan, tetapi karena memakai kostum pelindung akhirnya tidak mengalami luka,” ujar Heri.
Setelah mengejar pengamen, pria tersebut kembali membuat warga resah. Ia disebut cakupan golok ke arah seorang pengendara motor yang melintasi hingga mengenai bagian helm korban.
“Setelah itu ada orang naik motor, helmnya juga dibacok,” kata Heri.
Aksi tersebut kemudian berlanjut ketika pria itu mendatangi lapak milik Heri. Pelaku meminta sejumlah jamur kepada pedagang tersebut. Namun, ketika jumlah yang diberikan dianggap kurang, pria itu justru marah dan mengeluarkan ancaman menggunakan golok.
"Kebiasaan itu datang ke tempat saya jualan, minta jamur. Ketika diberi sedikit malah marah dan bilang kalau tidak diberi akan dibacok. Akhirnya saya kasih satu kresek penuh, lalu dia pergi ke lapangan," ungkap Heri.
Heri mengaku tidak mengenal pria tersebut dan memastikan bahwa orang itu bukan warga sekitar lokasi kejadian.
Diamankan Satpol PP Setelah Warga Melapor
Laporan mengenai adanya pria membawa senjata tajam dan membuat keresahan langsung diterima petugas Satpol PP Kabupaten Ponorogo. Petugas kemudian bergerak menuju lokasi untuk mengamankan situasi.
Tidak lama kemudian, pria tersebut berhasil diamankan bersama golok yang masih dibawanya.
Anggota Satpol PP Kabupaten Ponorogo, Cokro Wiyono, mengatakan tindakan pengamanan dilakukan karena keberadaan pria tersebut telah mengganggu sinyal umum dan berpotensi membahayakan warga.
“Ada laporan seseorang membawa benda tajam dan meresahkan masyarakat. Yang bersangkutan sempat mengintimidasi warga menggunakan golok yang biasa digunakan untuk membelah kelapa. Karena goloknya tajam, langsung kami amankan,” jelas Cokro.
Petugas juga mengamankan golok tersebut untuk mencegah kejadian yang tidak diinginkan.
Dibawa ke Rumah Sakit untuk Pemeriksaan Kejiwaan
Setelah berhasil diamankan, pria tersebut kemudian dibawa ke Poli Kejiwaan RSUD dr. Harjono Ponorogo untuk menjalani pemeriksaan.
Pemeriksaan dilakukan guna mengetahui kondisi kesehatan mental yang bersangkutan sekaligus menentukan langkah penanganan berikutnya.
Sementara itu, petugas masih melakukan pendataan untuk mengetahui identitas pria tersebut. Aparat juga memastikan proses penanganan dilakukan sesuai prosedur, terutama karena pria tersebut diduga mengalami gangguan kejiwaan.
Pihak yang berwenang mengimbau masyarakat agar tidak melakukan tindakan sendiri ketika menemukan seseorang yang mengalami gangguan perilaku, terutama jika membawa benda berbahaya. Warga diminta segera melapor kepada petugas agar penanganan dapat dilakukan secara aman dan tepat.(red/lis)
0 Comments