Lahan Pengganti Sudah Diserahkan, Relokasi Pedagang Pasar Buah Kian Dekat

 


foto oleh radar kediri


KEDIRI - Puluhan pedagang Pasar Buah Banyakan diperkirakan baru bisa menempati lokasi pasar yang baru pada akhir tahun ini. Saat ini, proses persiapan transfer tengah dilakukan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disdagin) Kabupaten Kediri setelah pemerintah daerah menerima aset pengganti dari proyek pembangunan Tol Kediri-Kertosono.


Kepala Disdagin Kabupaten Kediri, Tutik Purwaningsih, menjelaskan bahwa aset pengganti yang diserahkan bukan berupa bangunan pasar siap pakai. Lokasi pengganti yang akan digunakan merupakan eks lapangan futsal yang berada di sebelah utara Pasar Buah Banyakan.


Menurut Tutik, aset tersebut telah resmi diserahkan oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengadaan Tanah Tol Kediri-Kertosono kepada Pemerintah Kabupaten Kediri, kemudian dilimpahkan pengelolaannya kepada Disdagin. Setelah proses administrasi selesai, mulailah menyiapkan lokasi tersebut agar layak digunakan sebagai pasar.


Disdagin telah melakukan survei lapangan pada 8 Juni lalu. Hasil survei akan menjadi dasar perencanaan penataan dan penyesuaian bangunan. Sebab, kondisi saat ini masih berupa fasilitas lapangan futsal sehingga membutuhkan sejumlah pembenahan sebelum dapat difungsikan sebagai pusat aktivitas perdagangan.


Meski begitu, Disdagin belum menetapkan konsep akhir pasar baru maupun jadwal transfer pasti untuk pedagang. Kebutuhan anggaran untuk proses penyesuaian juga masih dihitung karena perencanaan belum rampung.


Pemkab Kediri berupaya memasukkan kebutuhan pembenahan tersebut dalam Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) tahun 2026. Harapannya, pasar baru dapat segera beroperasi sehingga aktivitas para pedagang tidak terganggu oleh pembangunan jalan tol.


Sementara itu, Kepala BKAD Kabupaten Kediri melalui Kabid Pengelolaan Barang Milik Daerah, Imron Fanani, membenarkan bahwa aset pengganti telah diterima pemerintah daerah. Berdasarkan hasil penilaian independen, nilai aset berupa eks lapangan futsal tersebut mencapai sekitar Rp16,66 miliar.


Lahan pengganti memiliki luas 3.908 meter persegi, sedikit lebih besar dibandingkan Pasar Buah Banyakan lama yang luasnya sekitar 3.686 meter persegi. Pemkab juga tengah merencanakan penambahan lahan guna mendukung pengembangan pasar di masa mendatang.


Namun hingga kini, sebagian pedagang mengaku belum menerima informasi resmi terkait rencana transfer tersebut. Salah seorang pedagang, Agus, mengatakan belum ada pertemuan maupun sosialisasi lanjutan yang melibatkan para pedagang. Oleh karena itu, ia meramalkan proses relokasi kemungkinan baru terealisasi pada tahun 2027.


Sebagai informasi, lahan Pasar Buah Banyakan yang terdampak proyek Tol Kediri-Kertosono memiliki luas sekitar 0,5 hektare. Meskipun tidak seluruh area digunakan untuk pembangunan tol, seluruh lahan telah dibebaskan oleh pemerintah pusat. Akibatnya, sekitar 70 pedagang yang selama ini beraktivitas di pasar tersebut harus direlokasi ke lokasi baru di eks Lapangan Futsal Ghantama Sport yang berjarak sekitar satu kilometer dari pasar lama dan berada di tepi Jalan Raya Kediri–Nganjuk. (red)

0 Comments